kfi fortifikasi logo kfi fortifikasi
Find Us on Facebook Foolow Me on Twitter

Gizi

menu gizi Apa Itu Gizi Seimbang ?

menu gizi Sejarah Perkembangan Gizi Seimbang di Indonesia*)

menu gizi Beban Ganda Masalah Gizi

menu gizi Periodic Window of Opportunity

menu gizi Tumpeng Gizi Seimbang

menu gizi Perbedaan Empat Sehat Lima Sempurna dengan Gizi Seimbang

menu gizi Pentingnya Membiasakan Makan Makanan Beraneka Ragam

Beban Ganda Masalah Gizi
Print this page  |  Email this page
PGS sangat penting untuk menyiapkan pola hidup sehat dalam menghadapi “beban ganda masalah gizi”, yaitu kekurangan dan kelebihan gizi yang terjadi bersamasama. Kekurangan dan kelebihan gizi dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan kualitas hidup manusia. Kekurangan gizi berhubungan erat dengan lambatnya pertumbuhan tubuh (terutama pada anak), daya tahan tubuh yang rendah sehingga mudah sakit, kurangnya tingkat inteligensi (kecerdasan), dan produktivitas yang rendah. Data dari berbagai negara menunjukkan bahwa masalah kegemukan tidak lagi monopoli negara dan orang kaya, tetapi juga diderita oleh masyarakat miskin.

Sedangkan kelebihan gizi, yang ditandai dengan kelebihan berat badan atau kegemukan, memperbesar risiko munculnya berbagai penyakit kronis degeneratif, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, “penyakit asam urat” (gout), dan beberapa jenis kanker.

Kedua masalah gizi ini muncul karena pola makan yang tidak ber-Gizi Seimbang. Kekurangan gizi terjadi akibat asupan gizi di bawah kebutuhan, sedangkan kelebihan gizi timbul karena asupan gizi melebihi kebutuhan. Di banyak Negara berkembang dan miskin terjadi perubahan pola hidup, akibat kemajuan teknologi dan globalisasi. Kurang bergerak (selalu berkendaraan), tidak olah raga teratur, dan banyak makan manis dan berlemak, kurang serat.

Seseorang, umumnya anak, yang sering terkena penyakit infeksi cenderung lebih mudah kekurangan gizi. Adapun kelebihan gizi terjadi terutama disebabkan pola makan padat energi (kalori) yang melebihi kebutuhan untuk beraktivitas sehingga menimbulkan kegemukan. Beban ganda masalah gizi dapat dicegah jika setiap orang memahami dan mempraktikkan pola makan dengan prinsip Gizi Seimbang. Sebaliknya masalah infeksi dengan sanitasi buruk masih membayangi penduduk miskin sebagai penyebab kekurangan gizi.  

 
Copyright © 2011 KFI