April 2026

Towards Establishing a National Nutrition Security System: KFI CONDUCTED AN ESTIMATION OF MICRONUTRIENT CONTRIBUTIONS FROM THE CONSUMPTION OF MANDATORY FORTIFIED FOOD COMMODITIES THROUGH ANALYSIS OF NATIONAL SOCIOECONOMIC SURVEY (SUSENAS) 2023–2025 DATA

“Evaluasi berdasarkan data Susenas 2023–2025 ini menegaskan bahwa fortifikasi pangan wajib telah menjadi instrumen kebijakan publik yang efektif dalam meningkatkan asupan zat gizi mikro pada tingkat rumah tangga. Namun, manfaatnya masih perlu diperkuat agar lebih merata, terukur, dan berkelanjutan.” Indonesia masih menghadapi kekurangan zat gizi mikro yang berdampak pada kesehatan, produktivitas, dan kualitas sumber daya …

Towards Establishing a National Nutrition Security System: KFI CONDUCTED AN ESTIMATION OF MICRONUTRIENT CONTRIBUTIONS FROM THE CONSUMPTION OF MANDATORY FORTIFIED FOOD COMMODITIES THROUGH ANALYSIS OF NATIONAL SOCIOECONOMIC SURVEY (SUSENAS) 2023–2025 DATA Read More »

FROM REGULATION TO IMPLEMENTATION: MAPPING DATA AVAILABILITY AND ANALYZING GAPS IN STRENGTHENING INDUSTRY READINESS, COMPLIANCE, AND THE IMPACT OF LARGE-SCALE FOOD FORTIFICATION (LSFF) PROGRAMS IN INDONESIA

Pengantar Fortifikasi pangan diposisikan sebagai elemen strategis dalam transformasi sistem pangan menuju sistem yang berkelanjutan, sehat, dan tangguh, berbasis sumber daya serta kearifan lokal, sebagaimana diamanatkan dalam RPJPN 2025–2045. Komitmen ini diperkuat dalam RPJMN 2025–2029[1], yang menempatkan fortifikasi pangan dan biofortifikasi sebagai bagian penting dari intervensi gizi dalam pembangunan manusia. Sejalan dengan itu, fortifikasi pangan …

FROM REGULATION TO IMPLEMENTATION: MAPPING DATA AVAILABILITY AND ANALYZING GAPS IN STRENGTHENING INDUSTRY READINESS, COMPLIANCE, AND THE IMPACT OF LARGE-SCALE FOOD FORTIFICATION (LSFF) PROGRAMS IN INDONESIA Read More »

EN